CVT ( continuously variable transmission)
Pada CVT, tidak lagi digunakan roda-roda gigi untuk menurunkan atau menaikan putaran ke roda sebagai penggantinya, digunakan dua puli dan sabuk logam. Karena tidak ada lagi roda-roda gigi, maka pada CVT tidak ada perbandingan gigi seperti transmisi otomatis konvensional dan manual, yang ada adalah perbandingan putaran dari terendah sampai tertinggi. Perpindahan gigi tidak terjadi secara dramatis, misalnya 1 ke 2, 3, dan seterusnya demikian sebaliknya. Begitu injakan pedal gas dan kondisi beban mesin berubah, CVT akan mengubah perbandingan putaran yang akan dipindahkannya ke roda secara otomatis. Karena itulah dinamakan continuously variable transmission. Jadi , transmisi ini akan melakukan pergantian perbandingan secara terus-menerus.
Well..!!mungkin pernah gue cerita bahwa gue pernah kalah dengan lady bikerz, di jalan metro Pondok Indah situ sewaktu pulang gawe.. sewaktu nyoba ngebuntutin si lady bikerz tu.. Gue bawa Suzuki Satria Fu150.., sedangkan lady bikerz nya bawa Mio…!!! Terutama.. dalam jarak dekat (stop and go)...... atau kendaraan ramai lancar…!!! capee dechh.... "Saking …gemez" dan penasarannya gara-gara itu… sampai gue ngadopsi new baby… Dragster…’ The King of Skutik’ !!! Anyway… setelah memperdalam mengenai skutik. Ternyata ini tohh..!! gara-gara transmisi nya …pantesan aja bisa ngaciirrr...! yang menggunakan Continuously Varible Transmission (CVT). ("lagu-laguan luh ngebut-ngebuut, kaya valentino rossi ajaa")...apa itu CVT mari kita kupaz tuntaz disini…!!!
CVT (dalam konteks ini yang dimaksud adalah Pulley-Based CVT), terdiri dari 3 komponen yaitu :
- A Variable input Pulley, disebut Driving Pulley atau Drive Pulley atau Input Pulley .. sami mawon lah…
- An Output Pulley, disebut juga Driven Pulley.
- A high-power metal atau Rubber Belt.
Drive Pulley dihubungkan ke crankshaft engine, sedangkan driven pulley dihubungkan ke driveshaft. yang menghubungkan drive pulley dan driven pulley adalah rubber belt. Jika radius drive pulley meningkat, maka radius driven pulley menurun… (iya donk.. kalau sama-sama meningkat… putus tuh belt). Jika radius drive pulley kecil, dan radius driven pulley besar maka rotational speed driven pulley menurun, dan ini untuk low gear. Demikian juga sebaliknya jika drive pulley membesar, dan driven pulley mengecil, maka rotational speed meningkat dan ini untuk ‘high gear’.
Karena sistemnya begonoo..eh begini (ada drive pulley dan driven pulley), maka number gear rationya jadi tidak terbatas, dan juga tidak kehilangan tempo jika ingin pindah gigi… sebagaimana yang dilakukan di manual transmission. Dan ternyata dugaan gue ada pengaruhnya dengan performance dan waktu ternyata bener…!!! Pengetesan CVT di luar negeri yang membandingkan CVT dan manual transmission dapat ditarik kesimpulan sbb :
Penggunaan CVT meningkatkan performance sekitar 35% dibandingkan manual transmission. CVT hanya membutuhkan waktu sekitar 75% daripada manual transmission untuk mencapai kecepatan 100km/h.

Performance diatas belum dihitung juga dengan performance-to-weight ratio…lho (yah skutik enteng banget beratnya)…. Teruz ada nggak impact CVT dengan marketing….??? Menurut gue, karena orang indonesia senengnya kalau naik motor ngacir-ngacir… (akselerasi red.) , maka nggak heran… skutik itu jadi booming… dari semula yang hanya 5% menjadi sekitar 19%. Gimana nggak gondok.. lha wong bebek gue yang cc gede ternyata kalah ama skutik yang cc nya kecil… !!! Gue salah satunya yang kepincut main skutik… gara-gara hanya masalah CVT…!!! Dan kedepan … orang yang beralih dari bebek ke skutik… prediksi gue akan semakin meningkat… yah gara-gara CVT ini…!!!
balap-skubek(beni-mitra)---.jpg" title="Beny Rachmawan. Berani diuji " width="117" height="175">
“V-belt Mitshubhosi ukuranya lebih lebar dari standar. Lebih tahan,” jelas Ergus pemilik toko dan tim R-59 Racing dari Jl. Dewi Sartika, No. 32, Ciputat, Tangerang. Ergus pasang di Mio balap pacuannya sendiri saat ikut road race skubek di Sentul Kecil beberapa waktu lalu.
BAHAN KEVLAR
AWAS PALSU
Puli terdiri dari 2 macam,yaitu puli primer dan sekunder.Banyak sekali puli yang di jual di aftermarket dari segi harga maupun kualitas barang itu sendiri,tergantung kocek yang brother keluarkan,maklum saatini skutik memang lagi menjamur di kalangan roda dua.
Sekarang gw bahas dulu nih utk puli primer...!!OC...!!!!
Untuk beli puli racing dipasaran tersedia baragam merek,seperti CLD , RRGS , KITACO,dan yang paling diminati KAWAHARA.
Untuk keempat part diatas,dibanderoli mulai 200-400 ribu rupiah.
Adapun fungsi puli racing ini dapat membuat nafas motor jadi panjang.
kok bisa...???bisa dong...!!!
Dikarenakan sudut kemiringan di permukaan puli racing yg lebih tirus dibanding bawaan standar,sehingga Belt CVT bs bergangsing psampai sisi luar puli.
Itupun bilamana menyeting dengan akselerasi maximal,seperti penggantian ROLLER dengan beragam merek dan ukuran.


